Pengertian
Secara umum pengertian administrasi adalah segenap proses
penataan kerjasama dari sekelompok orang dengan menggunakan fasilitas dan
perlengkapan yang ada untuk memperlancar dan
mengefisienkan pencapaian tujuan dari suatu organisasi.
Menurut pendapat Rompas (1985: 12) Yang dimaksud dengan
administrasi Perpustakaan Sekolah adalah:
"Keseluruhan proses
kegiatan yang dilakukan di perpustakaan dengan
menggunakan fasilitas
yang ada untuk memperlancar dan mempercepat
tercapainya tujuan
Perpustakaan Sekolah".
Semua bahan pustaka yang
diterima di Perpustakaan Sekolah hendaklah diadministrasikan dengan baik.
Gunanya adalah :
a. Agar diketahui sumber
atau asal datangnya bahan pustaka tersebut.
b. Agar dengan mudah
diketahui jumlah bahan pustaka yang telah diterima di
perpustakaan baik jumlah
judul maupun jumlah eksemplarnya
c. Agar diketahui jenis
atau macam bahan pustaka yang telah diterima.
Contoh administrasi
penerimaan bahan pustaka:
Tgl Asal/Sumber Jenis/Macam Bahan
Pustaka Ket NF Fiksi Ref Majalah
S.Kabar Lain-lain Jdl Eks Jdl Eks Jdl Eks
Jdl Eks Jdl Eks Jdl Eks Jumlah
Sumber (asal) bahan
pustaka dapat diperoleh melalui:
a. Pembelian
b. Hadiah/Sumbangan
c. Pertukaran
d. Titipan
Bila dianggap perlu buku administrasi penerimaan pustaka dapat
dibuat untuk masing-masing jenis dari sumber bahan pustaka tersebut.
Administrasi Pengolahan
Buku
Sebelum bahan pustaka disusun ke dalam rak buku maka perlu
diadakan pengolahan.Yang dimaksud dengan pengolahan buku adalah rangkaian
pekerjaan dalam mempersiapkan buku agar mudah diperoleh dan diketahui informasi
yang ada di dalamnya.
Administrasi pengolahan
buku terdiri dari:
a. Inventarisasi
(pembuatan Buku Induk), yaitu mencatatkan ke dalam Buku Induk
Perpustakaan, kekayaan
koleksi dari sesuatu perpustakaan. Contoh buku induk.
perpustakaan:
No. Tgl No. Judul Pengarang Penerbit/ Thn Jumlah
Jenis Bahasa Asal Ket
Urut Penerimaan Inv. Terbit
Keterangan:
NF: Non Fiksi H : Hadiah
F : Fiksi Tk : Tukar
menukar
R : Referensi Ktr :
Keterangan
P : Pembelian
b. Cap Inventaris dan
Cap Perpustakaan
Cara membubuhkan stempel halaman judul sebaiknya dibiarkan
bersih dan tidak dibubuhi stempel.
- Stempel Inventarisasi
dibubuhkan di belakang halaman judul pad a tempat kosong.
- Stempel perpustakaan
dicapkan di belakang kolom judul dan pada halaman kode, umpamanya setiap
halaman 25.
c. Klasifikasi, Yaitu
menentukan subyek yang dimiliki buku yang dinyatakan dengan notasi (angka
klsifikasi). Notasi (angka klasifikasi) dicantumkan pada label buku yang ditempelkan
pada punggung buku. Ini sangat penting untuk pengelompokan dan penyusunan buku
di dalam rak buku agar mudah ditelusuri.
Bila perpustakaan sejak lama telah mengolah buku atau bahan
pustakanya. Agar tidak terjadi duplikasi terhadap pekerjaan kalsifikasi dan
katalogisasi, sebelum buku diolah terlebih dahulu diadakan verifikasi (melihat
ke Kartu Shelf-list apakah buku tersebut sudah pernah diolah). Untuk
memudahkan, setiap buku yang akan diolah diberi secarik kertas yang diberi nama
"T. Slip" (Temporary Slip). Bagi buku yang sudah pernah diolah, cukup
dicatat pada T. Slip notasi (call Number) dan No. Induk, Bagi buku yang belum
pernah diolah, T. Slip dibiarkan kosong. Buku-buku yang berbahasa Indonesia
yang jumlahnya kurang dari 25.000 cuku dengan menggunakan Buku Pedoman
Klasifikasi yang berjudul "pengantar Klasifikasi Perpustakaan Dewey"
karangan Drs. Towa.P. Hamakonda MLS. Bila koleksi Perpustakaan Sekolah lebih
dari 25.000 eks. Disarankan menggunakan Dewey Decimal Classification (DOC)
d. Mengkatalogisasi,
adalah memberi informasi singkat tentang buku baik dari segi fisik dan
subyeknya, yaitu pengarang, judul, edisi, imprint, kolasi dan jajakan.
Data tersebut diketik
pada Kartu katalog ukuran 12,5 x 7,5 cm. Kartu-kartu yang dibuat adalah : kartu
Katalog Utama (Shelf-list), kartu katalog pengarang, kartu judul, dan kartu
katalog subyek.
e. Label Buku dan Sampel
Sesudah katalog buku
selesai dikerjakan, buku dilengkapi dengan kantong buku, label, tanggal kembali
(due date). Untuk buku referensi tidak perlu dibuat kantong buku, kartu buku
dan due date slip buku referensi tidak untuk dipinjamkan.
f. Filing dan Shelving
Kartu katalog pengarang,
judul dan subyek difile menurut abjad. Cara filing boleh cara kamus atau cara
terpisah Buku-buku yang sudah selesai diproses, disusun dalam rak buku menurut
call numbernya yang dikatakan shelving.
g. Statistik Pengolahan
Untuk laporan pekerjaan
pengolahan buku dibuat statistik sebagai berikut :
Tgl Pengarang Judul
No.Induk Call
Number
Jumlah Keteranagan
Administrasi
Pelayanan
Yang dimaksud dengan pelayanan Perpustakaan Sekolah adalah
member bantuan kepada guru dan murid untuk mendapatkan bahan bacaan dan
informasi yang mereka perlukan. Pustakawan atau Guru Pustakawan Perpustakaan
Sekolah boleh sebagai penghubung antara koleksi perpustakaan dengan guru dan
murid.
Kegiatan kerja pada
pelayanan Perpustakaan Sekolah meliputi :
a. Mengatur layout
ruangan
b. Memelihara susunan
buku di rak
c. Menyusun peraturan
dan tata tertib pelayanan
d. Menerima anggota
perpustakaan
e. Melaksanakan
peminjaman dan pengembalian buku
f. Memberikan pelayanan
referensi dan informasi
g. Memberi bimbingan
membaca
h. Menyusun statistik
dan laporan pelayanan perpustakaan.
Peraturan dan Tata
Tertib Pelayanan
Peraturan dan tata tertib pelayanan perpustakaan harus
diperbuat dengan lengkap dan jelas sehingga tidak ada keraguan bagi guru dan
murid didalam memanfaatkan jasa pelayanan perpustakaan. Perlu diperhatikan
bahwa peraturan dan tata tertib tersebut jangan sampai mempersulit atau memberi
hambatan bagi pemakai perpustakaan. Sebaliknya harus dapat mendorong para
pemakai perpustakaan mempergunakan kesempatan tersebut.
Peraturan dan tata
tertib tersebut mencakup:
a. Jam buka perpustakaan
Jam buka perpustakaan
perlu dipikirkan secara tepat sehinga dapat member waktu yang cukup banyak bagi
guru dan murid mempergunakan perpustakaan.
Janganlah hendaknya
Perpustakaan Sekolah hanya dibuka pada jam istirahat saja.
b. Keanggotaan
Sekalipun anggota
Perpustakaan Sekolah terdiri dari guru dan murid namun perlu dicantumkan
didalam peraturan keanggotaan perpustakaan syarat-syarat yang harus dipenuhi
oleh setiap anggota.
c. Peminjaman Buku
Peraturan dan lata
tertib peminjaman perlu disusun secaa jelas, yaitu :
1. Hari-hari (waktu)
peminjaman
2. Lama peminjaman
3. Jumlah buku yang
boleh dipinjam sekaligus
4. Sanksi terhadap
pelanggaran peraturan peminjaman
Mengenai sistem peminjaman apabila buku-buku perpustakaan
telah diolah dan telah mempunyai Kartu buku dan Katalog buku, cukup dengan
mempergunakan
Kartu buku saja. Untuk
mencatatkan peminjam dan lamanya pinjaman.
Apabila buku-buku di
perpustakaan masih kecil jumlahnya atau masih berjumlah kurang dari 1500
eksemplar dan belum diolah menurut sistem yang ditentukan, sistem pencatatan
peminjaman cukup dengan mempergunakan buku tulis saja dengan kolom-kolom
sebagai berikut:
No Nama Murid Judul Pengarang Tanggal Kembali Keterangan Administrasi
Pemeliharaan Buku
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Jemeliharaan
buku dan bahan pustaka lainnya, yaitu:
a. Buku kotor
b. Buku rusak
1. Kerusakan kecil
2. Kerusakan besar
c. Buku hilang
Ad.a. Buku Kotor
Terhadap buku yang
dikembalikan siswa dalam keadaan kotor cukup diberi peringatan agar menjaga
keadaan buku.
Bila buku yang
dikembalikan siswa keadaannya lebih kotor lagi umpamanya buku dicoret dan
ditulisi mungkin sanksi perlu diberikan, yaitu siswa tidak diperkenankan
meminjam buku dalam waktu tertentu.
Ad.b. Buku Rusak
Kerusakan buJ,u dapat
dikelompokkan atas.
1. Kerusakan kecil,
seperti .
- Buku kena air
- Halaman buku sebagian
sobek
- Halaman/lembaran buku
sobek atau lepas tetapi tidak hilang
- Lembaran buku lepas
seluruhnya tetapi tidak hilang.
2. Kerusakan besar,
seperti .
a. Halaman buku hilang
b. Buku terbakar atau
kena air sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.
c. Kerusakan besar
lainnya.
Bagi buku-buku yang mengalami kerusakan kecil pada waktu
dikembalikan, Guru Pustakawan cukup memberi nasehat dan petunjuk agar selalu
menjaga keselamatan buku. Bila sudah berkali-kali diberi nasehat, diberi sanksi
tidak boleh meminjam buku untuk waktu tertentu.
Apabila terjadi
kerusakan besar akibat kesalahan siswa, seperti buku hilang, baik
dipertimbangkan untuk meminta ganti buku yang hilang tersebut dengan subyek
yang sama dan dipertimbangkan pula keadaan buku yang hilang tersebut, keadaan
baru atau sudah lama dipakai sehingga dapat dipertimbangkan apakah si siswa
mengganti buku dengan buku baru atau membayar berapa persen dari harga buku
yang harus diganti.
Apabila buku yang hilang itu adalah buku fiksi (cerita) dapat
diganti dengan judul lain dan murid dapat memilih dari judul-judul yang
disediakan guru pustakawan agar si siswa tidak menggantinya dengan buku fiksi
yang tidak sesuai dengan Perpustakaan Sekolah. Bagi buku-buku yang mengalami
rusak kecil atau besar perlu dicatatkan kedalam buku Administrasi Buku Rusak.
Baik dipisahkan catatan kerusakan kecil dan kerusakan besar.
Contoh : Administrasi
Buku Rusak Kecil
No Pengarang Judul
No.Klas Jenis Kerusakan Tanggal Diperbaiki
Contoh: Administrasi
Buku Rusak Besar
No Pengarang Judul
No.Klas % Kerusakan Pengganti Buku/Rp
Bila pengganti adalah
buku, ditulis judul buku pengganti tersebut.
Administrasi Keanggotaan
Keanggotaan Perpustakaan Sekolah utamanya ialah guru, murid
dan pegawai administrasi sekolah.
Buku Induk keanggotaan Perpustakaan
Sekolah perbuat untuk:
a. Guru dan Pegawai
b. Murid
a. Buku Induk untuk Guru
No Nama Tanggal mulai
menjadi
anggota
Keterangan
b. Buku Induk untuk
murid
No Nama Kelas Tanggal
mulai menjadi anggota
Keterangan
Catatan: Pas Foto
ditempelkan pada Buku Induk Anggota pada kolom keterangan
Pernyataan menjadi
anggota
Untuk menjdai anggota Perpustakaan Sekolah balik ditentukan
persyaratan sebagai berikut:
1. Guru, karyawan dan
murid yang masih aktif di sekolah mendaftarkan diri di perpustakaan.
2. Menyerahkan 1 lembar
pasfoto ukuran 3 x 4 cm.
3. Memiliki kartu
peminjaman
4. Bersedia mematuhi
peraturan
Untuk menjadi anggota Perpustakaan Sekolah tidak perlu
terlampau dibebani dengan persyaratan-persyaratan yang memberatkan.
Bila guru, karyawan dan murid sudah terdaftar menjadi anggota
perpustakaan kepada mereka cukup berikan Kartu Peminjaman yang bentuk dan
ukurannya ima dengan Kantong buku, sebagai berikut: 7,5 cm 5 cm
Kartu Peminjam diserahkan kepada petugas pelayanan apabila
akan meminjam buku
dari perpustakaan.
Kedalam kartu peminjaman akan dipinjam setelah itu pada kartu tersebut diisi
identitas si peminjam. Dan bila aggota tidak ada meminjam buku, Kartu
Peminjaman berada di tangan peminjam.
Pada Kartu Peminjaman
diketik:
a. Nama (di bawah kata
Perpustakaan)
b. Nomor anggota (sesuai
pada Buku Induk guru dan murid)
c. Nama anggota
d. Kelas (untuk murid)
e. Berlaku tanggal
Masa berlaku kartu
anggota adalah untuk satu tahun dan perbarui untuk tahun berikutnya.
Laporan dan Statistik
Perpustakaan Sekolah
Maju mundurnya pelayanan Perpustakaan Sekolah dapat dilihat
dari data statistik dan laporan dari perpustakaan itu sendiri.
Dalam kurun waktu
tertentu perlu diketahui sejauh mana Perpustakaan Sekolah telah dapat
melaksanakan fungsinya dan hambatan yang dialami agar dapat disusun perencanaan
dan program pengembang-annya untuk periode berikutnya.
Hendaknya keadaan dari sesuatu Perpustakaan Sekolah berkembang
maju. Bukan tidak mungkin bahwa kelambanan perkembangan dari Perpustakaan
Sekolah adalah disebabkan pendataan dan penyampaian laporan perpustakaan tidak
pernah dibuat.
Statistik yang harus
dibuat adalah:
a. Statistik anggota
b. Statistik pengunjung
perpustakaan.
c. Statistik buku yang
dibaca
d. Statistik peminjaman
e. Statistik pelayanan
referensi dan informasi
f. Statistik koleksi
perpustakaan
g. Statistik buku yang
rusak atau hilang.
PERPUSTAKAAN
……………………………
No. :………………
Nama :………………
..…………….
Kelas :………………
Berlaku
Sampai:……
…………
Bulan Koleksi - I
Koleksi - II Koleksi - III Guru Jumlah
Januari 1988
Desember 1988
Jumlah
Statistik Pengunjung
a. Harian
Bulan/Tgl Januari 1988
Jumlah
1 2 3 31
P W P W P W
…………………………………………………… P W
Kelas I
Kelas II
Kelas III
Guru
b. Tahunan
Bulan Kelas - I Kelas -
II Kelas - III Guru Jumlah
P W P W P W P W
Januari 1988
Desember ‘88
Jumlah
STATISTIK BUKU YANG
DIBACA/DIPINJAM
a. HARIAN
Bulan Januari 1988
Jumlah
1 2 3 31
000
100
200
900
FIKSI
JUMLAH
b. TAHUNAN
BULAN 000 001 002 900
FIKSI JUMLAH
JANUARI 1988
DESEMBER 1988
JUMLAH
STATISTIK KOLEKSI
BULAN 000 100 200 900
Fiksi MAJ SK
jdl eks jdl eks jdl eks
Jdl eks Jdl eks jdl jdl
JAN
1988
Jumlah
Laporan Perpustakaan
Sekolah disampaikan setiap bulan pada akhir tahun. Laporan tahunan merupakan
rangkaian dari semua laporan bulanan.
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan, 1986. Pedoman Penyelenggaraan
Perpustakaan Sekolah. Jakarta:
Proyek Pengembangan Perpustakaan.
Perpustakaan Nasional.
1992. Perpustakaan Sekolah: petunjuk Untuk Membina.
Memakai dan Memelihara
Perpustakaan di Sekolah. Jakarta: Perpustakaan
Nasional RI.
Rompas, YP. 1985. Pengantar
Organisasi Perpustakaan. Jakarta:
Lembaga Pusat
Dokumentasi dan
Informasi.
Sumardji, P. 1988. Perpustakaan:
Organisasi dan Tata Kerjanya. Yogyakarta :
Kanisius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar