Nama: M. Aminuddin
Nim: 104220 31
Sunber informasi dapat kita dapatkan dari beberapa sumber yakni antara lain
:
1. pengamatan lapangan
2. kuesioner
3. kejadian / event ( pencatatan/ perekaman)
4. pemodelan (simulasi, forecasting)
5. media massa
6. alat telekomunikasi
7. alat elektronik
1. pengamatan lapangan
2. kuesioner
3. kejadian / event ( pencatatan/ perekaman)
4. pemodelan (simulasi, forecasting)
5. media massa
6. alat telekomunikasi
7. alat elektronik
PERAN SUMBER INFORMASI
Pada saat manajer menggunakan sebagian besar waktunya untuk bertatapmuka
dengan orang lain, mereka memanfaatkannya untuk mengumpulkan danberbagi
informasi. Dalam kaitannya, manajemen dapat dipandang sebagai
pengolahinformasi, pengumpul informasi melalui pengamatan lingkungan usaha danmendengarkan langsung dari orang lain, dan
kemudian membagikan informasitersebut dengan orang-orang di dalam maupun
luar perusahaan. Mintzbergmenguraikan tiga
sub-peran sumber informasi, yaitu :
a.Peran Pengamat
Dalam peran pengamat, manajer memantau lingkungan mereka untuk informasi, denga aktif menghubungi orang lain,
sehingga dengan sendirinyamereka mendapatkan informasi yang sangat
banyak. Selain dari menerimainformasi dari tangan pertama, para manajer
mengamati lingkungannyadengan membaca koran setempat serta memanfaatkan
pengamatanelektronik dan jasa distribusi dengan mengikuti sumber berita dan
ceritayang berkaitan dengan perusahaan untuk mengikuti kecenderunganpelanggan,
pesaing, dan perubahan teknologi yang mempengaruhi usahamereka.
b Kuesioner adalah suatu daftar yang berisi pertanyaan yang harus dijawab
atau dikerjakan oleh orang/anak yang ingin diselidiki atau responden (Bimo
Walgito, 1987).
Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan pengertian angket adalah suatu alat pengumpul data yang berupa serangkaian pertanyaan tertulis yang diajukan kepada
subyek untuk mendapatkan jawaban secara tertulis juga
Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan pengertian angket adalah suatu alat pengumpul data yang berupa serangkaian pertanyaan tertulis yang diajukan kepada
subyek untuk mendapatkan jawaban secara tertulis juga
Pengambilan data dapat dilakukan secara :
a. Pertanyaan langsung vs Pertanyaan tidak langsung perbedaan mendasar antara Pertanyaan Langsung dan Pertanyaan Tidak Langsung ialah terletak pada tingkat kejelasan suatu pertanyaan dalam mengungkap informasi khusus dari responden. Pertanyaan Langsung menanyakan informasi khusus secara langsung dengan tanpa basa-basi (direct), dimana jawaban diperoleh dari sumber pertama tanpa menggunakan perantara. Pertanyaan Tidak Langsung menanyakan informasi khusus secara tidak langsung (indirect), dimana Jawaban angket itu diperoleh dengan melalui perantara, sehingga jawabannya tidak dari sumber pertama.
a. Pertanyaan langsung vs Pertanyaan tidak langsung perbedaan mendasar antara Pertanyaan Langsung dan Pertanyaan Tidak Langsung ialah terletak pada tingkat kejelasan suatu pertanyaan dalam mengungkap informasi khusus dari responden. Pertanyaan Langsung menanyakan informasi khusus secara langsung dengan tanpa basa-basi (direct), dimana jawaban diperoleh dari sumber pertama tanpa menggunakan perantara. Pertanyaan Tidak Langsung menanyakan informasi khusus secara tidak langsung (indirect), dimana Jawaban angket itu diperoleh dengan melalui perantara, sehingga jawabannya tidak dari sumber pertama.
Contoh :
Pertanyaan Langsung: Apakah Saudara mengenal tersangka pembunuhan?
Pertanyaan Tidak Langsung: Bagaimana pendapat saudara terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh budi?
Pertanyaan Langsung: Apakah Saudara mengenal tersangka pembunuhan?
Pertanyaan Tidak Langsung: Bagaimana pendapat saudara terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh budi?
3.pencatatan
Pencatatan ringkas dibuat dengan ringkas dan berisi informasi yang penting
mengenai diri dan masalah yang dihadapi oleh klien sedangkan pencatatan proses
berisi wawancara yang dilakukan oleh pekerja sosial dengan klien dan perasaan (gut
level feeling) dari pekerjaan sosial serta analisis dari apa yang dihadapi
oleh klien.
4. Media massa adalah alat yang
digunakan dalam penyampaian pesan-pesan dari sumber kepada khalayak (menerima)
dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, TV (Cangara, 2002).
Macam-Macam Alat Teknologi informasi
dan Komunikasi
1.Internet
2.Telepon
3.Handphone
4.Fax
5.Pager
Dalam mengambil atau menyimpulkan informasi ada karakteristik agar
informasi itu menjadi informasi yang baik. Antar lain karakteristik yang baik
adalah :
• tepat waktu
• akurat
• mudah diakses
• menghilangkan keraguan
• berhubungan
• berdasarkan fakta
• tepat waktu
• akurat
• mudah diakses
• menghilangkan keraguan
• berhubungan
• berdasarkan fakta
Informasi merupakan sumber daya penting dalam pertanian modern.
Perkembangan komputer dalam perbaikan telekomunikasi memberikan petani
kesempatan untuk memperoleh informasi teknis dan ekonomis dengan cepat dan
menggunakannya dengan efektif untuk pengambilan keputusan (Van den Ban dan
Hawkins,1999)
Informasi adalah tanda/simbol/kode yang dikirimkan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu sarana atau channel. Informasi tersebut dapat diterima melalui panca indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit).
Informasi memiliki ciri sebagai berikut :a. Memiliki nilai (benar atau salah), berhubungan dengan kenyataan atau tidak. Bila informasi salah tetapi penerima mempercayainya maka sama seperti informasi yang benar.
b. Baru bagi penerima informasi memperbaharui atau memberikan tambahan informasi yang telah ada.
c. Korektif terhadap masalah yang salah
d. Penegas, mempertegas informasi yang ada (Fauziahardiyani, 2009)
Informasi adalah tanda/simbol/kode yang dikirimkan dari suatu tempat ke tempat yang lain melalui suatu sarana atau channel. Informasi tersebut dapat diterima melalui panca indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit).
Informasi memiliki ciri sebagai berikut :a. Memiliki nilai (benar atau salah), berhubungan dengan kenyataan atau tidak. Bila informasi salah tetapi penerima mempercayainya maka sama seperti informasi yang benar.
b. Baru bagi penerima informasi memperbaharui atau memberikan tambahan informasi yang telah ada.
c. Korektif terhadap masalah yang salah
d. Penegas, mempertegas informasi yang ada (Fauziahardiyani, 2009)
Meneruskan diskusi sebelumnya tentang informasi, dipertemuan kedua ini kami
membahas pendapat Palmer & Beaver tentang apa sebenarnya informasi yang
bermanfaat itu. Menurut dua orang tersebut, informasi yang bermanfaat
sedikitnya memiliki lima
karakteristik, yaitu:
1. Relevan, artinya informasi harus sesuai dengan kebutuhan,
2. Komplit, atau tersedia secara lengkap. Informasi yang hadir
setengah-setengah malah lebih berbahaya daripada tidak ada informasi sama
sekali.
3. Akurat
4. Uptodate, atau terbaru
5. Jelas, mengungkap data atau fakta secara terperinci.
sumber informasi
GSN Sumber Informasi sebagai media
online yang menyediakan informasi berbagai web baik Kristiani maupun
non-Kristiani, mailinglist, friendster, blog yang terdiri, di antaranya:
Komunitas Tritunggal Mahakudus (Rm. Yohanes Indrakusuma, O.Carm, Suster Putri
Karmel dan Frater CSE), Teks Lagu Rohani Terlengkap, Pondok Renungan, Berita
Katolik, informasi up-to-date mengenai agenda kegiatan-kegiatan dari
Persekutuan Doa Katolik / Komunitas Katolik ataupun dari Paroki Gereja Katolik.
Akses ke berbagai sumber-sumber informasi cetak dan elektronik yang sangat beraneka ragam.
Jenis-jenis sumber informasi yang digunakan adalah search engine Yahoo & Google, email, dan mailinglist-mailinglist yang diikuti. Dikompile menjadi database yang tepat untuk digunakan sesuai jenis sumber informasi yang tersedia.
Perkembangan di dunia internet yang semakin pesat telah merambah ke berbagai bidang kehidupan dan lapisan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan mengolah setiap sumber-sumber informasi berbasis internet secara maksimal dan optimal. Selain sumber informasi dari Indonesia, ada juga daftar sumber-sumber informasi situs manca negara. Dengan harapan situs ini bisa menjadi sumber informasi bagi para pengguna internet di Indonesia.
Apabila Anda mengetahui Sumber-sumber Informasi mengenai Kekristenan di Indonesia, silahkan tambahkan ke "GSN Sumber Informasi".
Akses ke berbagai sumber-sumber informasi cetak dan elektronik yang sangat beraneka ragam.
Jenis-jenis sumber informasi yang digunakan adalah search engine Yahoo & Google, email, dan mailinglist-mailinglist yang diikuti. Dikompile menjadi database yang tepat untuk digunakan sesuai jenis sumber informasi yang tersedia.
Perkembangan di dunia internet yang semakin pesat telah merambah ke berbagai bidang kehidupan dan lapisan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan mengolah setiap sumber-sumber informasi berbasis internet secara maksimal dan optimal. Selain sumber informasi dari Indonesia, ada juga daftar sumber-sumber informasi situs manca negara. Dengan harapan situs ini bisa menjadi sumber informasi bagi para pengguna internet di Indonesia.
Apabila Anda mengetahui Sumber-sumber Informasi mengenai Kekristenan di Indonesia, silahkan tambahkan ke "GSN Sumber Informasi".
Suatu sistem tanpa informasi akan tidak berguna, karena suatu sistem yang
kurang mendapatkan informasi akan mengalami kemacetan dan akhirnya berhenti.
Dengan demikian informasi sangat penting bagi suatu sistem. Informasi sendiri
berasal dari data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti
bagi yang menerimanya.(McFadden, dkk 1999) mendefinisikan informasi sebagai
data yang telah diproses sehingga mempunyai arti dan dapat meningkatkan
pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut. Jadi sumber informasi
adalah data yang merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian
dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian (event) adalah sesuatu yang
terjadi pada saat terentu, kesatuan nyata (fact and entity) berupa objek
nyata seperti tempat, benda, dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. Meneruskan
diskusi sebelumnya tentang informasi, dipertemuan kedua ini kami membahas
pendapat Palmer & Beaver tentang apa sebenarnya informasi yang bermanfaat
itu. Menurut dua orang tersebut, informasi yang bermanfaat sedikitnya memiliki lima karakteristik, yaitu:
1. Relevan, artinya informasi harus sesuai dengan kebutuhan,
2. Komplit, atau tersedia secara lengkap. Informasi yang hadir
setengah-setengah malah lebih berbahaya daripada tidak ada informasi sama
sekali.
3. Akurat
4. Uptodate, atau terbaru
5. Jelas, mengungkap data atau fakta secara terperinci.
Lalu Palmer & Weaver juga menambahkan bahwa informasi bisa
dikategorikan menjadi dua hal, yaitu Qualitative Information dan Quantitative
Information.
Quantitative information adalah informasi yang dapat dihitung secara
matematis. Misalnya:
• Nomor bangku dibioskop
• Berapa kali seorang dokter bisa menemui pasiennya
• harga sebuah modem
Informasi ini dapat digunakan untuk beberapa kepentingan, misalnya
• kapan waktu yang tepat untuk nonton
• Apakah perlu untuk menemui dokter lain?
• Keputusan untuk menaikkan atau menurunkan harga modem
Sementara yang dimaksud dengan Qualitative information adalah informasi
yang tidak dapat dihitung secara matematis. Contohnya:
• Penonton tidak menyukai jenis film tertentu
• Dokter A lebih popular daripada dokter B
• Modem merk A lebih laris daripada merk B
Informasi ini dapat digunakan untuk beberapa kepentingan, misalnya
a. Keputusan untuk merenovasi gedung bioskop
b. Menyarankan seseorang untuk menemui dokter A
c. Menurunkan harga modem B
INFORMASI
Informasi telah menjadi sesuatu yang teramat penting bagi kita. Tanpa
informasi maka kita akan kesulitan menentukan keputusan yang paling cepat dan
tepat. Informasi telah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi manusia, baik
kalangan akademis, pengusaha maupun masyarakat umum, baik untuk kepentingan
pendidikan, penambahan wawasan , bisnis dan kebutuhan lainnya.
Penyebaran informasi yang sangat cepat didukung oleh majunya teknologi pada saat ini. Banjirnya informasi atau sering disebut dengan “ledakan informasi” telah menjalar didalam seluruh aspek kehidupan. Semua orang bisa menerima informasi apapun tanpa batas. Informasi ibarat sampah khususnya informasi yang berasal dari media internet sehingga informasi perlu disikapi secara cerdas untuk menemukan semua hal positif dan menghindari semua sisi negatifnya. Nilai dari informasi (value of information) ditentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Suatu informasi dapat dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. Sehingga informasi tidak dapat ditaksir keuntungan dengan satuan nilai uang tetapi dapat ditaksir dengan nilai efektivitasnya.
1. Pengertian Informasi
Ada banyak pendapat tentang definisi informasi, meskipun begitu penulis hanya menyebutkan tiga pendapat yang bisa mewakili dari pengertian informasi. Pendapat pertama mengatakan bahwa informasi merupakan pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi . Ada pendapat yang lebih simpel mengatakan bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya .Sumber dari informasi adalah data dan data merupakan bentuk jamak dari betuk tunggal data item.
Seorang pakar bidang Ilmu Perpustakaan mengatakan bahwa informasi dalam kaitannya dengan komunikasi yang menggunakan bahasa manusia juga didefinisikan:
1. Sebagai pesan dalam bentuk rangkaian simbol secara apa adanya; sebagai sesuatu yang ditangkap panca indera manusia dan dapat saling dipertukarkan
2. Sebagai makna yang terkandung di dalam keseluruhan medium yang digunakan dan yang dapat diartikan secara berbeda antara si pengirim dan si penerima.
3. Perbedaan Data, Informasi dan Pengetahuan
Antara data, informasi dan pengetahuan ada suatu hubungan yang berkesinambungan tetapi dari ketiganya ada perbedaan yang mendasar. Pengetahuan adalah kumpulan informasi yang "diikat" sehingga bermakna bagi penggunanya. Sedangkan informasi terdiri dari data-data sebagai pendukungnya. Pengetahuan atau knowledge merupakan informasi yang dikelola dalam sebuah sistem atau pangkalan data, kemudian memiliki nilai manfaat serta memiliki nilai jual tersendiri. Selain itu informasi bersifat diartikan sebagai kumpulan data-data yang bentuknya angka/simbol yang masih memerlukan proses interpretasi. Perrbedaan data, informasi dan pengetahuan juga terletak pada karakteristik masing-masing.
Data merupakan fakta yang mewakili suatu kejadian, singkat dan merupakan simbol yang terekam sedangkan Informasi merupakan hasil dari pemrosesan data, Properti terstruktur hasil dari proses data yang memiliki arti dan berada dalam suatu konteks.
Pengetahuan merupakan:
• Hasil internalisasi informasi
• Informasi yang tersimpan yang menunjukkan area perhatian tertentu
• Informasi yang mendukung suatu keputusan atau aksi
• Hasil perkembangan dari hubungan orang dan sesuatu yang dipahaminya
Ciri-Ciri Informasi
Karakteristik informasi yang berkualitas adalah:
• Akurat
Bahwa informasi harus bebas dari kesalahan. Informasi yang dihasilkan harus mencerminkan maksudnya. Keakuratan informasi seringkali bergantung pada keadaan.
• Tepat pada waktunya
Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat ketika dibutuhkan. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.
• Relevan
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda.
Dalam sumber lain menyebutkan bahwa karakteristik informasi yang baik adalah mudah diperoleh , luas dan lengkap, ketelitian, keccocokan, ketepatan waktu,kejelasan, keluwesan, dapat dibuktikan, tidak ada prasangka dan dapat diukur
2. Penggunaan Informasi
Informasi akan bermanfaat jika kita menggunakannya sesuai dengan kebutuhan kita, namun kita juga harus memperhatikan kepentingan orang lain. Untuk bisa memaksimalkan manfaat dari informasi maka seseorang harus paham dengan informasi.
Kriteria Seseorang mengerti Informasi
Beberapa kriteria seseorang dikatakan mengerti akan sebuah informasi, antara lain:
• Sadar akan kebutuhan informasi
Seseorang mempunyai kesadaran akan nilai suatu informasi sebagai masukan untuk mengatasi kekurangan dalam dirinya
• Tahu bagaimana cara mengakses informasi.
• Bahwa sesorang dapat dikatakan mngeti informasi, apabila orang tersebut mengetahui penggunaannya dan cara pencarian, searching ataupun browsing informasi
• Tahu dan mengerti bagaimana mengevaluasi informasi yang diperoleh.
• Dalam hal ini ketika seseorang telah mendapatkan informasi maka orang tersebut harus paham dan mampu menilai kualitas dari informasi
• Mampu mengelola informasi yang diperoleh.
• Mampu memanfaatkan informasi sesuai dengan etika yang berlaku.
Hal yang Perlu diperhatikan dalam Memperoleh Informasi
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan agar efektif dan efisien, yaitu:
• Merumuskan tujuan penelusuran informasi
• Menentukan kata kunci penelusuran menggunakan alat bantu penelusuran.
• Menyaring dan mengolah semua informasi yang telah dikumpulkan
Penyebaran informasi yang sangat cepat didukung oleh majunya teknologi pada saat ini. Banjirnya informasi atau sering disebut dengan “ledakan informasi” telah menjalar didalam seluruh aspek kehidupan. Semua orang bisa menerima informasi apapun tanpa batas. Informasi ibarat sampah khususnya informasi yang berasal dari media internet sehingga informasi perlu disikapi secara cerdas untuk menemukan semua hal positif dan menghindari semua sisi negatifnya. Nilai dari informasi (value of information) ditentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Suatu informasi dapat dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. Sehingga informasi tidak dapat ditaksir keuntungan dengan satuan nilai uang tetapi dapat ditaksir dengan nilai efektivitasnya.
1. Pengertian Informasi
Ada banyak pendapat tentang definisi informasi, meskipun begitu penulis hanya menyebutkan tiga pendapat yang bisa mewakili dari pengertian informasi. Pendapat pertama mengatakan bahwa informasi merupakan pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi . Ada pendapat yang lebih simpel mengatakan bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya .Sumber dari informasi adalah data dan data merupakan bentuk jamak dari betuk tunggal data item.
Seorang pakar bidang Ilmu Perpustakaan mengatakan bahwa informasi dalam kaitannya dengan komunikasi yang menggunakan bahasa manusia juga didefinisikan:
1. Sebagai pesan dalam bentuk rangkaian simbol secara apa adanya; sebagai sesuatu yang ditangkap panca indera manusia dan dapat saling dipertukarkan
2. Sebagai makna yang terkandung di dalam keseluruhan medium yang digunakan dan yang dapat diartikan secara berbeda antara si pengirim dan si penerima.
3. Perbedaan Data, Informasi dan Pengetahuan
Antara data, informasi dan pengetahuan ada suatu hubungan yang berkesinambungan tetapi dari ketiganya ada perbedaan yang mendasar. Pengetahuan adalah kumpulan informasi yang "diikat" sehingga bermakna bagi penggunanya. Sedangkan informasi terdiri dari data-data sebagai pendukungnya. Pengetahuan atau knowledge merupakan informasi yang dikelola dalam sebuah sistem atau pangkalan data, kemudian memiliki nilai manfaat serta memiliki nilai jual tersendiri. Selain itu informasi bersifat diartikan sebagai kumpulan data-data yang bentuknya angka/simbol yang masih memerlukan proses interpretasi. Perrbedaan data, informasi dan pengetahuan juga terletak pada karakteristik masing-masing.
Data merupakan fakta yang mewakili suatu kejadian, singkat dan merupakan simbol yang terekam sedangkan Informasi merupakan hasil dari pemrosesan data, Properti terstruktur hasil dari proses data yang memiliki arti dan berada dalam suatu konteks.
Pengetahuan merupakan:
• Hasil internalisasi informasi
• Informasi yang tersimpan yang menunjukkan area perhatian tertentu
• Informasi yang mendukung suatu keputusan atau aksi
• Hasil perkembangan dari hubungan orang dan sesuatu yang dipahaminya
Ciri-Ciri Informasi
Karakteristik informasi yang berkualitas adalah:
• Akurat
Bahwa informasi harus bebas dari kesalahan. Informasi yang dihasilkan harus mencerminkan maksudnya. Keakuratan informasi seringkali bergantung pada keadaan.
• Tepat pada waktunya
Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat ketika dibutuhkan. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.
• Relevan
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda.
Dalam sumber lain menyebutkan bahwa karakteristik informasi yang baik adalah mudah diperoleh , luas dan lengkap, ketelitian, keccocokan, ketepatan waktu,kejelasan, keluwesan, dapat dibuktikan, tidak ada prasangka dan dapat diukur
2. Penggunaan Informasi
Informasi akan bermanfaat jika kita menggunakannya sesuai dengan kebutuhan kita, namun kita juga harus memperhatikan kepentingan orang lain. Untuk bisa memaksimalkan manfaat dari informasi maka seseorang harus paham dengan informasi.
Kriteria Seseorang mengerti Informasi
Beberapa kriteria seseorang dikatakan mengerti akan sebuah informasi, antara lain:
• Sadar akan kebutuhan informasi
Seseorang mempunyai kesadaran akan nilai suatu informasi sebagai masukan untuk mengatasi kekurangan dalam dirinya
• Tahu bagaimana cara mengakses informasi.
• Bahwa sesorang dapat dikatakan mngeti informasi, apabila orang tersebut mengetahui penggunaannya dan cara pencarian, searching ataupun browsing informasi
• Tahu dan mengerti bagaimana mengevaluasi informasi yang diperoleh.
• Dalam hal ini ketika seseorang telah mendapatkan informasi maka orang tersebut harus paham dan mampu menilai kualitas dari informasi
• Mampu mengelola informasi yang diperoleh.
• Mampu memanfaatkan informasi sesuai dengan etika yang berlaku.
Hal yang Perlu diperhatikan dalam Memperoleh Informasi
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan agar efektif dan efisien, yaitu:
• Merumuskan tujuan penelusuran informasi
• Menentukan kata kunci penelusuran menggunakan alat bantu penelusuran.
• Menyaring dan mengolah semua informasi yang telah dikumpulkan
Data merupakan representasi dari fakta atau gambaran mengenai suatu objek
atau kejadian. Data dinyatakan dengan nilai yang berbentuk angka, deretan
karakter atau simbol. Sedangkan informasi adalah data yang diolah menjadi
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penggunanya. Informasi
merupakan sumber daya strategis bagi organisasi atau suatu entitas yang
mendukung kelangsungan hidup bagi organisasi. Oleh karena itu informasi
merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan organisasi.
Beberapa karakteristik informasi yang berkualitas sebagai berikut
·
Aksesibilitas. Atribut ini
berkaitan dengan kemudahan mendapatkan informasi. Informasi akan lebih berarti
bagi si pemakai kalau informasi tersebut mudah didapat, karena akan berkaitan
dengan aktualitas dari nilai informasi.
·
Kelengkapan. Atribut ini berkaitan
dengan kelengkapan isi informasi, dalam hal ini tidak menyangkut hanya volume
tetapi juga kesesuaian dengan harapan si pemakai.
·
Fleksibilitas. Atribut ini
berkaitan dengan tingkat adaptasi dari informasi yang dihasilkan terhadap
kebutuhan berbagai keputusan yang akan diambil dan terhadap sekelompok
pengambil keputusan yang berbeda.
·
Relevan. Informasi yang disajikan
sebaiknya terkait dengan keputusan yang akan diambil oleh pengguna informasi
tersebut dan untuk memberikan pengetahuan atau pemahaman baru. Informasi yang
hanya bernilai sementara dan selanjutnya tidak relevan lagi, harus dihentikan pembuatannya.
·
Akurat. Kecocokan antara informasi
dengan kejadian-kejadian atau obyek yang diwakilinya. Syarat ini mengharuskan
bahwa informasi harus bersih dari kesalahan dan kekeliruan.
·
Tepat waktu Informasi harus
tersedia tepat pada waktunya. Informasi yang tidak tepat waktu akan menjadi
informasi yang tidak berguna atau tidak dapat digunakan untuk membantu
mengambil keputusan.
·
Kejelasan Kejelasan informasi
sangat terkait dengan penyajian informasi. Bagi seorang pimpinan, bentuk
grafik, tabel akan sangat bermanfaat bila dibandingkan dengan menggunakan
narasi. Penggunaan metode dengan tepat akan mempengaruhi kejelasan dalam
penyampaian informasi.
·
Dapat dibandingkan. Sebuah
informasi yang memungkinkan seorang pemakai untuk mengidentifikasi persamaan
dan perbedaan antara dua objek atau kejadian yang mirip. Misalnya membandingkan
laporan pendapatan antara tahun 2006 dan 2007.
Ciri-Ciri Informasi yang Berkualitas
Menurut Mc. Load
Akurasi
Informasi yang dihasilkan benar-benar akurat, data yang dimasukkan dan proses yang digunakan didalam sistem harus benar sesuai dengan kenyataan atau proses harus sesuai dengan perumusan-perumusan yang sesai.
Relevansi
Informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi, data yang digunakan untuk diproses seharusnya ada hubungannya dengan masalahnya sehingga informasi yang diberikan bisa sesuai dengan masalah yang dihadapai.
Ketepatan waktu
Informasi yang dihasilkan tepat waktu, kalau saat ini kita membutuhkan suatu informasi maka informasi yang kita butuhkan itulah yang kita dapatkan. Informasi tidak datang waktu yang dah lewat atau sebelumnya.
Kelengkapan
Informasi yang dihasilkan lengkap, informasi yang dihasilan harus lengkap jadi tidak ada kekurangan sedikitpun tentang informasi yang dicari.
Akurasi
Informasi yang dihasilkan benar-benar akurat, data yang dimasukkan dan proses yang digunakan didalam sistem harus benar sesuai dengan kenyataan atau proses harus sesuai dengan perumusan-perumusan yang sesai.
Relevansi
Informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi, data yang digunakan untuk diproses seharusnya ada hubungannya dengan masalahnya sehingga informasi yang diberikan bisa sesuai dengan masalah yang dihadapai.
Ketepatan waktu
Informasi yang dihasilkan tepat waktu, kalau saat ini kita membutuhkan suatu informasi maka informasi yang kita butuhkan itulah yang kita dapatkan. Informasi tidak datang waktu yang dah lewat atau sebelumnya.
Kelengkapan
Informasi yang dihasilkan lengkap, informasi yang dihasilan harus lengkap jadi tidak ada kekurangan sedikitpun tentang informasi yang dicari.
2 Ada tiga
kelas sumber informasi:
1. Usaha Sumber Daya - Usaha, Fungsi Bisnis,
Posisi (Pekerjaan), Manusia / Sumber Daya Machine, Keterampilan, Tujuan Bisnis,
Proyek, dan Persyaratan Informasi.
2. Sistem Resources - Sistem, Sub-Systems
(proses bisnis), Administrasi Prosedur (manual prosedur dan otomatisasi kantor
terkait), Komputer Prosedur, Program, Operasional Langkah, Modul, dan subrutin.
3. Data Sumber - Data Elements, Penyimpanan
Records, File (komputer dan manual).
Demikian semoga susunan ini dapat bermanfaat bagi semuaa aamiiiiin......
wallaahulmuafiq ilaa aqwaamitthooriq wasalaamu'alaikum wr, wb............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar